Jasmev tidak Berminat jadi Parpol

Kartika Djoemadi, salah satu pendiri dan Koordinator Jokowi-Ahok Social Media Volunteers (Jasmev)  menyatakan sama sekali tak berminat mengarahkan Jasmev menjadi Partai Politik. Sebab, relawan Jasmev banyak yang anggotanya terdiri dari pelajar dan mahasiswa. Ia justru menyatakan bahwa Jasmev untuk sementara waktu akan non aktif terlebih dahulu.

Sebagai informasi, meski dulu juga sempat dihentikan usai Pilgub DKI Jakarta, lanjut Kartika Djoemadi, Tetapi Jasmev kemudian dihidupkan lagi menjelang pemilihan Presiden tahun 2014.

Perjuangan Jasmev berawal dari Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012. Berangkat dari serangan negatif yang ada di media sosial kepada pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Gerindra itu, maka Kartika Djoemadi tergerak untuk membantu melawan serangan negatif kepada Jokowi dan Ahok.

Namun kekuatannya sempat berkurang karena setelah Pilgub DKI Jakarta usai mereka non aktif. “Saat Pemilihan Presiden, anggota Jasmev berkurang, menjadi sekitar 500 orang,” kata Kartika Djoemadi, dalam acara bedah buku ‘Jokowi People Power’, di Balai Sarwono, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (7/1), oleh karena itu menjelang pilpres, Jasmev kembali dihidupkan, hingga memiliki kekuataan 25 koordinator didalam negeri dan 6 diluar negeri.

“Akhirnya saat Jokowi dilantik, anggota Jasmev mencapai lebih dari 30.000 orang. Jasmev sudah kita nonaktifkan tetapi kami tetap mendukung Jokowi,” tegas Kartika Djoemadi.

http://bisnisdanlingkungan.com/2015/12/10/kartika-djoemadi-jasmev-tidak-berminat-jadi-parpol/

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s