Nelayan Mataram Dapat Bantuan 4 Unit Kapal Ikan

JASMEV, Mataram — Pemerintah melalui Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPKP) Kota Mataram, memberikan empat unit kapal ikan berukuran 4 GT dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kepala Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPKP) Kota Mataram H Mutawalli mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan verifikasi terhadap 10 kelompok nelayan di kota itu. “Verifikasi ini kita lakukan agar kelompok nelayan yang akan menerima bantuan bisa tepat sasaran, dan dapat mengoperasikan kapal secara maksimal,” jelas Mutawali di Mataram, Rabu (17/2).

Menurutnya, hingga saat sudah ada 10 kelompok nelayan yang mengajukan permohonan dan menyatakan siap menerima kapal bantuan itu.Tetapi, karena bantuan kapal hanya empat unit maka DPKP harus melakukan verifikasi secara maksimal termasuk dengan persyaratannya.

Salah satu persyaratan yang harus dimiliki kelompok nelayan itu adalah, memiliki badan hukum. Sementara, dari 10 kelompok yang mengajuan itu hanya dua kelompok yang sudah memiliki badan hukum. “Karena itu, kita tinggal mencari dua kelompok lagi dari delapan kelompok yang belum berbadan hukum,” sebutnya.

Untuk memilih dua kelompok yang akan difasilitasi membuat badan hukum, tim DPKP juga sangat selektif guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Jika sudah terjaring empat kelompok, kami akan langsung mengajukannya agar empat kapal bantuan yang dijanjikan pemerintah itu bisa terealisasi tahun ini,” sebutnya.

Menurut Mutawalli, selama ini nelayan Kota Mataram mencari ikan dengan perahu dan peralatan seadanya, dan belum ada nelayan yang memiliki kapal hingga ukuran empat GT dengan jarak tempuh sekitar 15-20 mil.

Karena itu, dia berharap bantuan kapal itu nantinya bisa meningkatkan hasil tangkapan nelayan yang saat ini mencapai sekitar 10 ton per hari. Sementara untuk enam kelompok nelayan yang belum mendapatkan bantuan, diharapkan bersabar dan akan diajukan pada tahun berikutnya.

“Kita mau bagaimana lagi, bantuannya hanya empat unit. Tepi kita akan terus mengusulkan bantuan itu agar semua kelompok nelayan memiliki kapal serupa secara bertahap,” katanya.

Tetapi, lanjutnya, untuk sementara kelompok yang menerima bantuan dapat bekerja sama dengan kelompok lainnya baik kelompok di bagian selatan, tengah maupun utara agar tidak terjadi konflik. Terkait pengawasan, kelompok calon penerima bantuan terlebih dahulu akan menandatangi kontrak perjanjian yang bilamana kapal tersebut dijual, kelompok nelayan dapat dituntut secara hukum.

Sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s