Masela Dibangun di Darat, Jokowi Ingin ada Dampak Ekonomi Daerah dan Nasional

JASMEV — Pembangunan kilang minyak dan gas (migas) di Blok Masela, Maluku diputuskan dengan skema pipanisasi di darat (onshore). Dengan mekanisme itu, diharapkan berdampak positif pada pembangunan ekonomi daerah dan nasional.

“Kita ingin ekonomi daerah juga ekonomi nasional terimbas dari adanya Blok Masela. Kedua, pembangunan wilayah regional juga kita ingin agar terkena dampak dari pembangunan besar proyek Masela ini,” kata Presiden Joko Widodo di ruang tunggu keberangkatan Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (23/3).

Presiden menyatakan, banyak masukan sebelum dirinya mengambil keputusan membangun kilang secara onshore. “Ini adalah sebuah proyek jangka panjang tidak hanya setahun, dua tahun, tidak hanya 10-15 tahun, tetapi proyek yang sangat panjang menyangkut ratusan triliun rupiah,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said akan menindaklanjuti keputusan ini. “Juga oleh SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi),” ucap Presiden.

Pada kesempatan yang sama, Sudirman mensyukuri keputusan yang diambil Presiden. Dia mengatakan, sejak sidang kabinet terbatas terakhir pada awal Februari, pihak terkait sudah memberikan penjelasan utuh kepada Presiden. “Tentu saja Bapak Presiden sudah dengar banyak masukan. Kita menyerahkan sepenuhnya kebijakan kepada Bapak Presiden. Diminta dibangun di darat,” kata Sudirman.

Dia menyatakan, pihaknya segera meneruskan keputusan ini kepada investor. “Untuk mengkaji ulang seluruh usulan. Karena harus ditata ulang. Toh memang proses memutuskan investasi pada akhirnya pada 2018,” ujarnya. “Jadi kita akan sampaikan kabar ini kepada investor melalui surat resmi Menteri ESDM. Sesudah itu kita beri kesempatan mereka untuk mengkaji ulang dan kemungkinan saja karena memang harus diulang pengkajiannya, akan ada penundaan sedikit.”

Dia menambahkan, pihaknya bakal meminta SKK Migas membahas detail pengkajian agar penundaan tidak relatif panjang. (Beritasatu)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s