Presiden Resmikan PLTG Gorontalo Hari Ini

JASMEV — Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini akan meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Gorontalo berkapasitas 100 Mega Watt (MW) di Desa Maleo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

PLTGF Gorontalo dengan nilai investasi US$ 900 juta adalah proyek pembangkit listrik pertama yang beroperasi, untuk Program Pembangunan Pembangkit Listrik 35.000 MW.

Program 35.000 MW adalah target pembangunan pembangkit listrik selama lima tahun (periode 2014-2019) pemerintahan Presiden Jokowi.

Tim Komunikasi Presiden (TKP) Ari Dwipayana melalui pernyataan tertulis yang diterima Investor Daily, Jumat (3/6) mengatakan, peresmian PLTG Gorontalo merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja Presiden Jokowi di sejumlah daerah di Tanah Air yang difokuskan untuk mengatasi ketersediaan listrik.

“Kenapa kita ke Bangka Belitung, Aceh, kemudian ke Kalimantan Barat, dan ke Gorontalo? Ini dalam rangka menyelesaikan keluhan-keluhan masyarakat mengenai listrik, kekurangan listrik,” kata Presiden Jokowi.

Pembangunan proyek PLTG Gorontalo 4 x 25 MW relatif cepat, setelah dilakukan ground breaking, pada 19 september 2015 lalu. Diperlukan waktu kurang dari tujuh bulan bagi PT PLN (Persero) untuk merampungkan seluruh pengerjaan proyek tersebut.

PLTG Gorontalo yang sudah melayani kebutuhan listrik masyarakat sejak 11 April 2016, menjadi jawaban kebutuhan listrik di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta mampu meningkatkan rasio elektrikfikasi hingga 84,4 persen.

Selain itu, penambahan daya pasok listrik ini akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di Gorontalo.

Disebutkan, saat ini beban puncak listrik pada subsistem kelistrikan Gorontalo mencapai 85 MW dengan jumlah pelanggan hingga akhir Mei 2016 sebanyak 235.000.

Beroperasinya PLTG Gorontalo akan sangat membantu dalam memenuhi permintaan pelanggan baru hingga 35.000 pelanggan di seluruh wilayah Gorontalo.

PLTG Gorontalo juga berperan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Sulawesi Utara malalui sistem interkoneksi kelistrikan Sulawesi Utara – Gorontalo (Sulutgo) 150kV.

Total keseluruhan daya mampu sistem Sulutgo saat ini sebesar 368,65 MW dengan beban puncak mencapai 319,68 MW, ini artinya ada cadangan listrik sebesar 49,57 MW.

Dalam program 35.000 MW, Pulau Sulawesi secara keseluruhan akan mendapatkan alokasi pembangkit listrik hingga mencapai 2.608 MW yang tersebar di 21 titik.

Mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Widodo pada peresmian itu, di antaranya, Menteri BUMN Rini Soemarno, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Dirut PLN Sofyan Basir, dan Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit. (beritasatu)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s