Tim Medsos Cagub DKI 2017 : Melatih relawan militan penangkal fitnah

JASMEV, Jakarta — Suasana rumah di Jalan Lembang No 24-25, Menteng, Jakarta Pusat, sore itu cukup ramai. Puluhan orang duduk mengelilingi meja panjang mendengarkan pemaparan dari sang mentor. Terdapat spanduk berwarna biru yang bertuliskan ‘Workshop Jasmev2017’.

Kegiatan itu merupakan pelatihan para relawan untuk pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat di pemilihan gubernur DKI Jakarta. Penyelenggaranya adalah Jakarta Ahok Social Media Volunteer (Jasmev) 2017. Mereka rajin merekrut relawan yang ingin bergabung dan diberi pelatihan.

Sang mentor, Hariadhi, memberikan berbagai materi dan tips menggunakan media sosial untuk kepentingan pilgub. Mereka diajarkan bagaimana memposting konten yang berisikan hal-hal positif tentang Ahok dan Djarot. Tak lupa, Hariadhi mengajari cara menangkis serangan fitnah dari para haters.

Untuk menjadi relawan di Jasmev 2017, prosedurnya cukup mudah dengan mendaftarkan diri melalui formulir yang ada di beberapa akun media sosial. Jika lolos seleksi, para relawan wajib mengikuti pelatihan.

“Kita terima siapa aja yang mendaftar ke Jasmev. Mereka harus mengisi alamat, nomor KTP, akun sosial medianya kita periksa dan lihat. Kadang-kadang kan kita pilih-pilih juga, ada penyusup atau tidak,” kata Koordinator Jasmev Jakarta Iswandi Tanjung, saat ditemui merdeka.com di rumah Lembang, Sabtu (1/10) lalu.

20161006100428-1-pelatihan-jasmev2017-002-iqbal-fadil
Pelatihan Jasmev2017 Jasmev2017

Sejak membuka pendaftaran relawan, Jasmev 2017 sudah menggelar dua kali pelatihan. Pelatihan yang digelar akhir pekan lalu itu merupakan pelatihan kedua. Pelatihan pertama sebelumnya digelar di kawasan Buaran, Jakarta Timur. Untuk pelatihan ketiga, akan dilaksanakan di bulan Oktober ini. Selama dua kali pelatihan, tiap sesi diikuti sampai 50 orang.

Iswandi menjelaskan di setiap pelatihannya para peserta diajarkan dan diingatkan agar tidak menyampaikan hal-hal yang negatif untuk menyerang pasangan calon lain. ”

“Fokus menyebarkan hal positif untuk calon kita,” kata Iswandi.

Saat pelatihan sore itu, tampak pelawak stand up comedy (komika) Mongol ikut bergabung menjadi relawan. Menurut Iswandi, Mongol secara sukarela datang ke Jasmev. “Mongol di sini enggak dibayar. Karena dia di sini mengisi formulir, dan dengan kerelaan sendiri, jadi jangan anggap kami bayar dia. Dia mendaftar dengan nama aslinya yaitu Roni Imanuel. Dia sebagai anggota Jasmev berkewajiban membesarkan Jasmev. mendukung pak Ahok. Dan kami punya rencana pengumpulan dana dan pakai Mongol,” papar Iswandi.

20161006100428-2-pelatihan-jasmev2017-001-iqbal-fadil
Pelatihan Jasmev2017 Jasmev2017

Mongol sendiri mengaku akan mengajak rekan-rekannya sesama komika untuk bergabung menjadi relawan dan mendukung pasangan Ahok-Djarot. “Gue bakalan mendukung komika-komika nasional yang udah warawiri di dunia televisi dan di dunia lain untuk bergabung bersama Jasmev, bikin kegiatan apapun dengan dukungan kepada Pak Ahok, kalau mau bikin stand up night kenapa tidak,” ujar Mongol sambil berseloroh.

Meski diakui Mongol ada beberapa teman sejawatnya yang saat ini berbeda pilihan dengan dirinya. Tapi menurutnya itu masalah pilihan masing-masing. Yang terpenting menurut Mongol, mereka jalan masing-masing dan tidak saling serang terutama dalam hal isu SARA.

 

Merdeka

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s