FAQ

Pertanyaan yang sering dilontarkan saat mendengar JASMEV:

Q: Apa itu JASMEV?

A: Kelompok relawan yang mendukung Jokowi-Ahok di Pilkada DKI 2012 dan Jokowi-Jusuf Kalla di Pilpres 2014

Q: Di partai mana JASMEV bernaung?

A: Tidak di partai manapun. JASMEV bukanlah sayap politik, kader, atau perpanjangan tangan partai. Jika ada beberapa individu yang kemudian bergabung dengan organisasi atau partai tertentu, hal tersebut adalah pilihan pribadi, bukan sikap JASMEV secara keseluruhan.

Q: Apakah JASMEV membawa misi agama tertentu?

A: Tidak. Setiap relawan JASMEV tidak diberi arahan apapun yang berhubungan dengan religi atau spiritual. Semua dipersilakan beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing selama kampanye, tanpa mencampur adukkan ajaran agama. Selama periode Ramadhan di kampanye 2014, relawan yang beragama Islam bisa tetap berpuasa, sahur, buka, dan salat dengan normal.

Q: Bagaimana cara bergabung dengan JASMEV?

A: Selama tidak dalam masa kampanye Jokowi-Ahok atau Jokowi-Jusuf Kalla, JASMEV tidak membuka sesi pendaftaran.

Q: Saya menerima proposal yang mengatasnamakan JASMEV. Benarkah ini dari JASMEV?

A: Saat ini JASMEV non aktif. JASMEV juga tidak mengirimkan proposal apapun kepada individu kelompok, perusahaan, atau lembaga manapun. Harap abaikan dan tidak mempercayai proposal apapun yang mengatasnamakan JASMEV.

Q: Benarkah JASMEV pasukan anonim Jokowi?

A: Tidak benar. Justru saat berkampanye, JASMEV menganjurkan relawannya menggunakan nama dan foto asli. Dengan demikian, kampanye medsos dilakukan secara bertanggung jawab karena memiliki konsekuensi hukum bagi setiap pribadi.

Q: Siapa itu Fanya Fanila?

A: Kami juga tidak mengetahui siapa karakter ini. Member JASMEV terdaftar dan ada databasenya. Fanya Fanila tidak tercantum dalam database tersebut. Nama Fanya Fanila yang ada di “sertifikat” JASMEV juga tidak ditulis dengan font yang sama dengan sertifikat JASMEV di Pilkada 2012. Jika memang Anda mengenal Fanya Fanila, silakan laporkan kepada kami, dilengkapi foto, nama akun medsos, alamat rumah, dan teleponnya untuk kami verifikasi apakah benar anggota JASMEV atau tidak.

Q: Apakah benar JASMEV tugasnya menulis komentar caci maki di situs berita detik.com, kompas.com dan lainnya?

A: Tidak. Pertama: menulis caci-maki bukanlah pola dan strategi kampanye yang digunakan JASMEV. Yang dilakukan oleh JASMEV adalah menebar konten positif dan mengklarifikasi berita fitnah mengenai Jokowi-Ahok dan Jokowi-Jusuf Kalla. Yang kedua: JASMEV tidak menggunakan kolom komentar detik.com, kompas.com dan sebagainya. JASMEV justru menggunakan berita-berita dari situs tersebut sebagai referensi untuk mengisi konten di media sosial, bukan sebaliknya menyalahgunakan situs-situs tersebut untuk berkampaye.

Advertisements